Selasa, 30 April 2013

PERIODE NASIONALISME RADIKAL



Pada tahap ini, pergerakan nasional indonesia secara jelas mencantumkan tujuan untuk mencapai keerdekaan. Perlawanan terhadap penjajah belanda pun dilakukan secara radikal. Tujuannya demi kemerdekaan indonesia. Beberapa organisasi pergerakan kebangsaan yang berdiri antara lain:

Perhimpunan Indonesia

Pada tahun 1908, para pemuda indonesia di negeri belanda seperti sutan kesayangan dan R.N. Noto Suroto mendirikan perkumpulan yang bernama Indische Vereninging. Organisasi ini bersifat sosial dengan tujuan awal untuk mensejahterakan para anggotanya yang berada di belanda. Kedatangan suwardi suryaningrat dan kawan-kawannya ke negeri belanda membawa pengaruh besar terhadap perkembangan perkumpulan ini. Terlebih setelah berakhirnya perang dunia I, perasaan antikolonialisme dan anti-imperialisme di kalangan pimpinan indische vereninging makin menonjol.

Perubahan pandangan pemikiran para pimpinan dan anggota indische vereninging itu akhirnya membawa perubahan nama perkumpulan tersebut. Aktivitas ke arah politik semakin meningkat setelah bergabungnya ahmad subardjo dan mohammad hatta. Pada tahun 1922 INDISCHE VERENINGING berganti nama menjadi Indonesische Vereninging. Sejak tahun 1925 perkumpulan ini lebih dikenal dengan perhimpunan indonesia (PI) dengan ini pi telah menjadikan nama “INDONESIA” sebagai simbol perjuangan politik untuk memperjuangkan kemerdekaan. Maret 1923. Disebutkan dalam majalah hindia poetra bahwa asas PI adalah “mengusahakan pemerintahan untuk indonesia, yang bertanggungjawab hanya kepada rakyat indonesia semata-mata, bahwa hal yang demikian itu hanya dapat dicapai oleh orang indonesia sendiri bukan dengan pertolongan siapa pun juga; bahwa segala jenis perpecahan tenaga haruslah dihindarkan, supaya tujuan itu lekas tercapai”.

Kegiatan PI di dunia internasional ini akhirnya menimbulkan reaksi keras dari pemerintah belanda. Pada 10 juni 1927, dengan tuduhan menghasut di muka umum untuk memberontak terhadap pemerintah, empat anggota PI, yaitu M. Hatta, Nazir Pamuntjak, Abdulmadjid Djojodiningrat, dan Ali Sastroamodjojo ditangkap, dan diadili di den haag pada 22 maret 1928. M. Hatta pun mengajukan oembelaan dengan pidato. Pidato pembelaan m. Hatta yang diucapkan sendiri berjudul “INDONESIA VRIJ” (indonesia merdeka) akhirnya berhasil meyakinkan hakim-hakim belanda, yang ternyata lebih bebas dari prasangka kolonial. Karena semua tuduhan yang ditujukan tidak terbukti M. Hatta dan kawan-kawan dibebaskan.


 Ali Sastroamodjojo

M. Hatta

GERAKAN KEPEMUDAAN


hello semua~ materi sudah hampir selesai~ mari kita lanjutkan materi kita dengan yang satu ini.. sudah tahu beberapa nama organisasi kan? nah kali ini organisasi yang akan kita bahas adalah organisasi kepemudaan.. selamat belajar :)


Banyak sekali organisasi pemuda yang bermunculan nih teman~ mau tau? ini dia beberapa daftarnya :)

  • Tri Koro Dharmo


Nama Tri Koro Dharmo berarti Tiga Tujuan Mulia. Tri Koro Dharmo

 Didirikan oleh R. Satiman Wiryo Sandjojo, Kadarman, dan Sunardi pada 7 Maret 1915 di Jakarta. Tujuan didirikannya Tri Koro Dharmo ialah menghimpun para pemuda Jawa agar bersatu bersatu untuk berjuang mewujudkan kemerdekaamn Indonesia.


Tri Koro Dharmo  memiliki asas perjuangan dalam menjalankan organisasinya. Asas perjuangan Tri Koro Dharmo  antara lain:

1.      Menimbulkan  pertalian antara murid-murid bumi putera pada sekolah menengah, kursus perguruan sekolah guru, dan sekolah kejuruan.

2.      Menambah pengetahuan umum bagi anggotanya

3.      Membangkitkan dan mempertajam perasaan buat segala bahasa dan budaya Indonesia, khususnya Jawa.



Karena sifatnya yang Jawa sentris, Tri Koro Dharmo kurang dapat berkembang. Dalam kongres yang diadakn di Solo (1918), nama Tri Koro Dharmo  diubah menjadi Jong Java. Perubahan ini dimaksudkan untuk menghendari terjadinya perpecahan diantara para anggota Tri Koro Dharmo. Berdirinya Jong Java ini ternyata dapat mengilhami lahirnya organisasi-organisasi kepemudaan daerah yang lainnya di Indonesia, seperti Jong Sumatera, Jong Ambon, Jong Minahasa, dan sebagainya.

  •  Jong Sumatranen Bond

Organisasi pemuda yang satu ini didirikan pada tanggal 9 Desember 1917 di Gedung Volkslecture yaitu di Jakarta oleh para pemuda Sumatera yang ada di Jakarta. Organisasi ini bertujuan untuk memperkokoh hubungan antarpelajar asal Sumatera di Jakarta. Melalui keberadaan organisasi kepemudaan ini lahirlah kesadaran bahwa nantinya mereka akan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa. 

Dalam perkermbangannya Jong Sumatranen Bond memiliki banyak anggota yang tersebar di berbagai kota seperti Bogor, Bandung, Serang , Sukabumi, Purworejo, Padang, dan Bukittinggi. Jong Sumatranen Bond melahirkan pemimpin bangsa seperti Muhammad Yamin dan Muhammad Hatta.
  • Jong Ambon

Organisasi yang terbentuk adalah Wihelmina, Ambonsch Studifonds, dan Ambon Bons. Orang Ambon di luar Ambon mendirikan Sarekat Ambon. Pimpinannya yang terkenal adalah A.J. Patiy.
  • Jong Minahasa dan Celebes

Pada tahun 1919 berdiri organisasi Jong Minahasa dan Jong Celebes. Kedua organisasi ini tidak begitu besar, tetapi berkat berdirinya organisasi ini muncullah seorang tokoh muda Minahasa yang terkenal yaitu Sam Ratulangi.
  • Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI)

Semakin banyaknya organisasi kepemudaan yang berdiri pada masa kebangkiatn nasional, mengilhami para mahasiswa di Bandung membentuk Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI) pada tahun 1925. Anggotanya terdiri atas para pelajar Jakarta dan Bandung. PPPI memiliki tujuan menghimpun para pelajar di Bandung dan Jakarta untuk bersama-sama memerdekakan Indonesia.
  • Jong Indonesia

Jong Indonesia berdiri tahun 1927 di Bandung.  Organisasi ini sebenarnya merupakan perkumpulan dari organisasi-organisasi kepemudaan yang ada di Indonesia. Tujuan dibentuknya Jong Indonesia ialah menyatukan seluruh pemuda Indonesia organisasi inilah yang memelopori penyelenggaraan Kongres Pemuda yang menghasilkan Sumpah Pemuda.
 Gimana? sudah puas kah? semoga saja :) Good Luck

Sabtu, 27 April 2013

INDISCHE PARTIJ



Indische Partij merupakan organisasi politik yang pertama di Indonesia. Indische Partij didirikan oleh “Tiga Serangkai”, yaitu Ernest Francois Eugene Douwes Dekker (Danudirja Setiabudi), dr. Cipto Mangunkusumo, dan Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara) pada tahun 1912 di Bandung. 

Indische Partij secara tegas menyatakan berjuang untuk melepaskan diri dari penjajahan atau mencapai kemerdekaan. Hal ini terlihat jelas dari semboyannya yang berbunyi “Indie voor Indiers” (Hindia untuk rakyat Hindia), yang dimaksud rakyat Hindia adalah semua orang keturunan bumiputera (Indonesia) , Cina, Arab, Eropa, dan sebagainya, yang mengakui Hindia sebagai tanah air, Negara dan kebangsaannya. Paham ini dikenal sebagai “Indisch Nationalism”, yang di kemudian hari melalui Perhimpunan Indonesia dan Partai Nasional Indonesia menjadi Indonesisch Nationalism (Nasionalisme Indonesia). Untuk menyebarkan cita-citanya, Indische Partij mendirikan surat kabar De Express.


Nama Indische Partij menjadi terkenal ketika mereka terlibat dalam Komite Bumiputera yang menentang diadakannya perayaan 100 tahun kemerdekaan Belanda dari Prancis. Suwardi Suryaningrat menulis sebuah artikel yang berjudul “Als Ik een Nederlandser Was” (andai aku seorang Belanda) yang berisi kritikan tajam terhadap pemerintah Belanda, yang dinilai tidak punya moral merayakan peringatan kemerdekaannya di negeri yang dijajahnya.

Tulisan tersebut berisi sindiran terhadap ketidakadilan di daerah jajahan. Karena dianggap berbahaya, akhirnya pada bulan Agustus 1913 Belanda menjatuhkan hukuman buang kepada para pimpinan Tiga Serangkai, dan mereka memilih untuk dibuang di negeri Belanda. Cokroaminoto dipulangkan pada tahun 1014 karena sakit keras. Sedangkan Ki Hajar Dewantara dan Douwes Dekker baru kembali pada tahun 1919.

Setelah pemimpinnya dibuang Indische Partij mengganti nama menjadi Nasional Indische Partij, tetapi kurang berpengaruh. Walaupun perjuangan Indische Parti sangat singkat, namun tujuannya telah memeberi warna baru bagi organisasi pergerakan nasional yaitu adanya semangat nasionalisme yang mendalam untuk memperjuangkan

MUHAMMADIYAH


Organisasi ini didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan tepatnya pada tanggal 18 November 1912 di Yogyakarta. Muhammadiyah adalah sebuah organisasi yang memberikan pengertian yang jelas tentang masalah-masalah yang berkaitan dengan ajaran Islam.










Muhamadiah didirikan dengan tujuan-tujan tertentu. Tujuan didirikannya Muhammadiyah antara lain:
1.            Memajukan pengajaran dan dan pendidikan berdasarkan agama Islam
2.            Mengembangkan pengetahuan ilmu agama dan cara-cara hidup menurut peraturan agama Islam yang diselaraskan dengan kehidupan modern

Sebagai organisasi yang bergerak dalam bidang sosial keagmaan. Muhammadiyah memiliki anggota yang sangat banyak. Pada tahun 1925 organisasi ini telah memiliki 29 cabang, dan pada tahun 1929 telah bertambah menjadi 80 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Tujuan-tujan tersebut merupakan tujuan yang hendak dicapai. Langkah-langkah yang ditempuh Muhammadiyah dalam mencapai tujuannya antara lain:
1.            Mendirikan, memelihara, dan membantu pendirian sekolah-sekolah berdasarkan agama Islam
2.            Mendirikan dan memelihara masjid, langgar, poliklinik, rumah yatim piatu, dan kegiatan-Kegiatan sosial lainnya.
3.            Menyebarluaskan ketentuan-ketentuan dalam agama Islam
4.            Mendirikan organisasi kepemudaan yang diberi nama “Hisbul Wathan” atau sering disebut HW
5.            Membentuk lembaga Majelis Tarjih, yaitu lembaga yang bertugas mengeluarkan fatwa.
6.            Dalam menjalankan kegiatannya, Muhammadiyah juga memperhatikan pendidikan wanita. Organisasi wanita Muhammadiyah diberi nama Aisyiyah. Tujuan didirikannya ialah untuk membantu memberi pendidikan bagi kaum wanita Islam Indonesia.

Senin, 22 April 2013

Penegakan Disiplin Partai


SI akhirnya pecah ketika keluarnya Semaoen dan Darsono keluar dari SI. Hal ini dikarenakan Abdul Muis dan Agus Salim melarang  adanya keanggotaan rangkap seperti yang dilakukan oleh Semaoen dan darsono. Agus Salim dan Abdul Musil melakukan desakan saat kongres ke 6 SI pada tanggal 6 sampai 10 Oktober 1921. Anggota SI harus memilih antara SI atau organisasi lain, dengan tujuan agar SI bersih dari unsur-unsur komunis. Hal ini dikhawatirkan oleh PKI sehingga Tan Malaka meminta pengecualian bagi PKI. Namun usaha ini tidak berhasil karena disiplin partai diterima dengan mayoritas suara (voting). Saat itu anggota-anggota PSI dari Muhammadiyah dan Persis pun ikut dikeluarkan, karena disiplin partai tidak memperbolehkannya.Keputusan mengenai disiplin partai diperkuat lagi dalam kongres SI pada bulan Februari 1923 yang diadakan di Madiun. Dalam kongres tersebut Tjokroaminoto memusatkan topiknya tentang peningkatan pendidikan kader SI dalam memperkuat organisasi dan pengubahan nama CSI menjadi Partai Sarekat Islam (PSI). Pada kongres PKI bulan Maret 1923, PKI memutuskan untuk menggerakkan SI Merah untuk menandingi SI Putih. Pada tahun 1924, SI Merah pun berganti nama menjadi "Sarekat Rakyat".Perjuangan Sarekat Islam yang sebenarnya dimulai tahun 1912-1923, SI menempuh cara (kooperatif) atau mau bekerjasama dengan pemerintah Belanda. Sejak terjadi perpecahan di tubuh SI yaitu sejak tahun 1923 perjuangan SI ditempuh dengan jalan sebaliknya yaitu tidak mau bekerjasama (non kooperatif) dengan penjajah. Pada tahun 1927, SI pun mengadakan kongres kembali. Di dalam kongres itu SI menegaskan bahwa tujuan SI adalah mencapai kemerdekaan Indonesia berdasarkan agama Islam. Oleh karenanya, SI akhirnya pun menggabungkan diri dengan Pemufakatan Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia (PPPKI). Pada tahun 1927, nama Partai Sarekat Islam diubah menjadi Partai Sarekat Islam Indonesia (PSII). Setelah menjadi PSII, organisasi tersebut semakin terpecah-belah lagi menjadi PSII pimpinan Kartosuwiryo dan PSII pimpinan Abikusno, Partai Sarekat Islam Indonesia, dan PARI pimpinan dr. Sukiman. Organisasi-organisasi tersebut tetap berdiri hingga zaman Pendudukan Jepang di Indonesia. 

Minggu, 07 April 2013

Sarekat Dagang Islam


Sarekat Dagang Islam

Haloo teman-teman semua? bagaimana kabar kalian? hehe .. kalo gak salah udah 3 hari nggak update yah.. keekekee rasanya sepi juga :P 


Yukk mari lanjut ke pembahasan selanjutnya tentang SI atau Sarekat Islam

Sarekat Dagang Islam (SDI) didirikan oleh seorang saudagar kaya raya bernama H. Samanhudi.
Latar belakang didirikannya SDI ialah
  • Terjadinya persaingan perdagangan antara pedagang pribumi dan pedagang asing, terutama yang berasal dari Cina atau Tionghoa.

Hal itu mendorong Haji Samanhudi untuk menghimpun pedagang pribumi agar mampu bersaing melawan para pedagang asing. Dengan mengharapkan perkembangan perekonomian Lokal. Lahirnya SDI mangakibatkan konflik antara para pedagang pribumi dan pedagang non pribumi. Belanda pun membekukan oganisasi Sarekat Dagang Islam.

Sarekat Islam
Pada masa kepemimpinan H. O. S. Tjokroaminoto, Sarekat Dagang Islam namanya diubah menjadi Sarekat Islam (SI). Perubahan nama dari Sarekat Dagang Islam menjadi Sarekat Islam terjadi pada tahun 1912. Sedangkan pusat kedudukannya berada di daerah Surabaya. Perubahan nama organisasi berpengaruh juga terhadap sifat keanggotaan SI, sebab anggota SI terbuka bagi seluruh umat Islam Indonesia. Selain itu, ruang gerak SI juga semakin luas yaitu perpusat pada masalah agama.

Tujuan SI antara lain:
  • Memajukan perdagangan
  • Membantu para anggotanya yang mengalami kesulitan, terutama dalam bidang permodalan
  • Memajukan kepentingan rohani dan jasmani penduduk asli
  • Memajukan agama Islam


Masuknya Pengaruh Komunisme  ke dalam Sarekat Islam
SI yang mengalami perkembangan pesat, kemudian mulai disusupi oleh paham sosialisme revolusioner. Paham ini disebarkan oleh H.J.F.M Sneevliet yang mendirikan organisasi ISDV (Indische Sociaal-Democratische Vereeniging) pada tahun 1914. Pada mulanya ISDV sudah mencoba menyebarkan pengaruhnya, tetapi karena paham yang mereka anut tidak berakar di dalam masyarakat Indonesia melainkan diimpor dari Eropa oleh orang Belanda, sehingga usahanya kurang berhasil. Sehingga mereka menggunakan taktik infiltrasi yang dikenal sebagai "Blok di dalam", mereka berhasil menyusup ke dalam tubuh SI oleh karena dengan tujuan yang sama yaitu membela rakyat kecil dan menentang kapitalisme namun dengan cara yang berbeda.
Dengan usaha yang baik, mereka berhasil memengaruhi tokoh-tokoh muda SI seperti Semaoen, Darsono, Tan Malaka, dan Alimin Prawirodirdjo. Hal ini menyebabkan SI pecah menjadi "SI Putih" yang dipimpin oleh HOS Tjokroaminoto dan "SI Merah" yang dipimpin Semaoen. SI merah berlandaskan asas sosialisme-komunisme.



 Foto : H. Samanhudi
 Foto : Semaoen


Foto: Cokroaminoto
Sekian dulu updetannya yak.. :) semoga sukses :)

PERKEMBANGAN GERAKAN KEBANGSAAN INDONESIA


Hallo teman-teman~ kali ini kita masuk ke Perkembangan Gerakan Kebangsaan Indonesia. Selamat belajar :)

Gerakan Kebangsaan Indonesia mengalami beberapa perkembangan yang pertama pada:
Periode Awal
Pada periode awal ini pergerakan nasional Indonesia baru bergerak dalam bidang sosial dan budaya. Organisasi dan pergerakan yang memulai pergerakan :

Boedi Oetomo
Boedi Oetomo didirikan oleh para pelajar STOVIA dibawah pimpinan dr. Soetomo pada tanggal 20 Mei 1908. Organisasi ini merupakan organisasi pergerakan nasional pertama, sehingga tanggal berdirinya organisasi ini ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional.
Tujuan Boedi Oetomo ialah:

  • Mencapai kemajuan yang harmonis bagi nusa dan bangsa.
Dan usaha yang ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut adalah:
  • Memajukan pengajaran
  • Mamajukan pertanian, peternakan, dan perdagangan
  • Memajukan teknik dan industri
  • Menghidupkan kembali kebudayaan

Tujuan tersebut dipertegas kembali dalam kongresnya di Probolinggo yang memutuskan berbagai hal. Antara lain:
  • Boedi Oetomo tidak melakukan kegiatan politik
  • Kegiatan Boedi Oetomo terutama ditujukan pada bidang pendidikan dan kebudayaan
  • Ruang gerak Boedi Oetomo dibatasi, yaitu hanya Jawa dan Madura.

Namun, ada beberapa kendala yang dihadapi Boedi Oetomo. Kendala tersebut, antara lain:
  • Pembatasan keanggotaan Boedi Oetomo hanya untuk masyarakat Jawa dan Madura
  • Boedi Oetomo tidak mencampuri urusan politik

Akibat karena adanya perkembangan itu, banyak anggota Boedi Oetomo terutama kaum muda yang kecewa lalu mengundurkan diri.
foto : dr. soetomo

Jumat, 05 April 2013

Bentuk dan Strategi Pergerakan Nasional Indonesia


Hai All~ Kini saya akan membahas tentang pergerakan nasional. kali ini adalah Bentuk dan Strateginya yang akan saya bahas.. :) Silahkan membaca :) semoga bermanfaat ya :)

Bentuk dan Strategi Pergerakan Nasional Indonesia
Perjuangan bangsa Indonesia sangat panjang. Bahkan perjuangan tersebut sudah bertahun-tahun lamanya. Walaupun perjuangan dilakukan cukup panjang, tidak membuat bangsa Indonesia berhasil mendapatkan apa yang diinginkan. Bangsa Indonesia sering mengalami kegagalan. Beberapa faktor yang menyebabkan perjuangan bangsa Indonesia mengalami kegagalan sebelum tahun 1908 antara lain:
Kurang adanya persatuan dan kesatuan bangsa.
Faktor persenjataan yang kurang.
Senjata yang dimiliki para pejuang Indonesia masih sangat sederhana.
Politik devide et impera
Siasat Belanda mengadu domba antar sesama bangsa Indonesia berhasil
Setelah tahun 1908 perjuangan bangsa Indonesia mengalami banyak perkembangan seperti :
Perjuangan yang dilakukan oleh bangsa Indonesia mulai menonjolkan persatuan.
Perjuangan yang dilakukan tidak lagi menggunakan senjata tradisional, melainkan menggunakan organisasi-organisasi modern.
Pemimpin perjuangan sudah berganti menjadi golongan cerdik pandai, bukan lagi golongan bangsawan atau para pembimpin daerah yang lain.

PENDIDIKAN SETARAF SMP, SMA, dan PERGURUAN TINGGI


Hallo my friend yang makin kece :P
Bagaimana nih sekolahnya? Hal apa yang sudah berkembang? Hm~ Banyak gak? Kalo banya bagus deh :D
Kali ini aku akan membahas tentang pendidikan pada taraf SMP, SMA , dan Perguruan tinggi J
So.. selamat belajar  J

Pendidikan Setaraf SMP/SMA, yaitu :
  • Meer Uitgebreid Lager Onderwijs/MULO yaitu Pendidikan Rendah Lebih Ekstensif yang setara dengan pendidikan setingkat SMP dengan lama pendidikan 3 – 4 tahun
  • Algemene Middelbare School /AMS. AMS merupakan pendidikan setara Sekolah Menengah Umum/SMU. AMS merupakan sekolah lanjutan dari MULO, dengan lama pendidikan 3 tahun
  • Hogere Burgerreschool/HBS (Sekolah Menengah), dengan lama pendidikan 5 tahun
  • Kweek School/KS (Sekolah Guru), dengan lama pendidikan 6 tahun.

Pendidikan Tinggi meliputi :
  • Opleiding school voor Inlandse Ambtenaren / OSVIA (Sekolah Pendidikan Pegawai Pribumi)
  • School tot Opleding van Indische Artsen / STOVIA (Sekolah Kedokteran Jawa)
  • Rechts Hooge School / RHS (Sekolah Hakim Tinggi)
  • Technishe Hooge School (Sekolah Teknik Tinggi)

Walaupun lembaga pendidikan semakin berkembang banyak, namun tak semua orang dapat menikmati sekolah. Pemerintahan Kolonial Belanda masih menggunakan sistem deskriminatif yaitu sistem membeda-bedakan. Sekolah untuk siswa bumi putera tidak sama dengan anak eropa. Kurikulum yang digunakan khsusus yaitu menggunakan kurikulum yang berbeda dengan anak-anak Eropa. Oleh sebab itu, apabila anak bumi putera ingin melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, maka ia harus memasuki sekolah anak-anak Eropa. Anak bumi putera yang boleh sekolah di Eropa hanyalah anak-anak keturunan bangsawan atau yang orang tuanya bekerja pada pemerintahan Belanda.

Perkembangan pendidikan yang ada di Indonesia ternyata dalam jangka waktu yang panjang dapat mengubah kedudukan sosial di masyarakat dan melahirkan satu golongan baru dalam masyarakat yaitu golongan cendekiawan. Golongan cendekiawan inilah yang nantinya mengadakan perubahan mengenai sistem perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai kemerdekaan.

Senin, 01 April 2013

PENDIDIKAN KOLONIAL BELANDA SETARAF SD


Berikut ini adalah sekolah – sekolah yang berdiri pada masa kolonial Belanda. Kali ini akan dibbahas tentang sekolah-sekolah jaman kolonial belanda yang setaraf dengan pendidikan SD. Meliputi sekolah – sekolah :
  • Eerste Klasse School (Sekolah Kelas Satu), yang merupakan sekolah yang diperuntukkan bagi anak – anak bangsawan Indonesia, dengan lama pendidikan 4 – 5 tahun.
  • Twede Klasse School (Sekolah kelas satu), sekolah yang diperuntukkan bagi anak – anak masyarakat biasa dengan lama pendidikan 3 tahun.
  • Volkschool (Sekolah Desa ), sekolah dengan lama pendidikan 3 tahun.
  • Vervolgschool (Sekolah lanjutan), sebagai lanjutan dari Volkschool, dengan lama pendidikan 2 tahun.
  • Schakel School (Sekolah Schakel), yaitu sekolah sambungan yang dapat dilanjutkan ke MULO,  dengan lama pendidikan 5 tahun.
  • Europese Lagere School /ELS (Sekolah Belanda), dengan lama pendidikan 7 tahun
  • Hollands Inlandse School/HIS (Sekolah Hindia Belanda), dengan lama pendidikan 7 tahun.
  • Hollands Chinese School/HCS (Sekolah cina), dengan lama pendidikan 7 tahun. 
Pembahasan selesai sampai disini dulu ya~ semoga bermanfaat ilmunya :) TERIMAKASIH SUDAH BERKUNJUNG :)

Kebijakan Pemerintah Kolonial Belanda


Pemerintah kolonial belanda sebagai empunya sekolah-sekolah yang ada menerapkan beberapa kebijakan. Kebijakan pemerintah kolonial belanda antara lain: 
  •  Menggunakan sistem diskriminatif (pembeda-bedaan)
  • Tidak semua lembaga pendidikan bisa dimasuki golongan bumi putera
  • Yang diperbolehkan hanya anak bangsawan dan orang tua yang bekerja pada pemerintah Belanda

KELOMPOK SOSIAL

Hello helo, kita masuk ke materi kelas XII ya, curhat nih besok remed :') efek gak belajar, kalian jangan ga belajar ya ntar nyesel. Tap...