Senin, 01 April 2013

PERKEMBANGAN PENDIDIKAN DI INDONESIA


Pendidikan. Di Indonesia pendidikan sudah berkembang sesuai dengan zaman. Walaupun masih belum merata setidaknya pendidikan di Indonesia sudah bagus. Mari kita Flshback ke Zaman dahulu saat pendidikan masih sangat sulit untuk didapatkan. 

Pada akhir abad ke-19 sistem pendidikan yang berkembang di Indonesia semakin pesat dan banyak, oleh beberapa kelompok berikut:
1. Kelompok keagamaan
  • Pendidikan Agama Islam melalui Pesantren
  • Pendidikan Agama yang lain sesuai penanaman agama masing-masing
2. Pemerintah kolonial Belanda
  • Sudah memiliki kurikulum yang jelas
  • Ditujukan untuk memenuhi tenaga kerja yang bisa baca tulis

Sejak dilaksanakannya Politik Etis, pemerintah Belanda mendirikan  banyak sekolah. Mulai dari sekolah yang setingkat SD sampai perguruan tinggi. Sedangkan, yang dimaksud dengan pendidikan kolonial adalah pendidikan yang diorganisasikan oleh pemerintah colonial belanda. Penyelenggaraan pendidikan itu dilaksanakan sejalan dengan kepentingan pemerintah itu sendiri. Misalnya saja berupa kebutuhan akan pegawai terdidik dan terampil, baik di kantor pemerintah atau perkebunan. Karena kepentingan tersebut, pendidikan tidak merata untuk semua orang. Hanya beberapa orang saja yang dapat menikmati pendidikan.



Gerakan Kebangsaan di Beberapa Negara Asia Afrika


Gerakan Kebangsaan di Beberapa Negara Asia Afrika

  • Keteladanan Mahatma Gandhi dan Jawaharlal Nehru dalam rangka merebut kemerdekaan India dari Inggris
  • Kemenangan Jepang atas Rusia tahun 1905 memberi sinyal bahwa bangsa lain dapat menang melawan bangsa Eropa
  • Keberhasilan bangsa Filipina mengusir bangsa Spanyol tahun 1898
  • Keberhasilan China menurunkan kaisar yang korup pada awal abad ke-20
  • Perjuangan Myanmar melawan Inggris untuk merdeka

MAKNA PAHAM-PAHAM SAAT TERBENTUKNYA KESADARAN NASIONAL


hai-hai.. saya kan udah janji nih mau bahas apa saja makna paham dari faktor ekstern Munculnya Pergerakan Nasional. 

Nasionalisme
Dalam arti luas: perasaan cinta terhadap bangsa dan tanah airnya yang terbentuk karena persamaan nasib, budaya, karakter, dan keinginan hidup bersama.
Dalam arti sempit: perasaan cinta terhadap bangsa yang berlebihan sehingga memandang rendah bangsa lain atau sering disebut sebagai chauvinisme

Liberalisme
Dari kata Liberty yang artinya bebas. Paham ini dicetuskan oleh Adam Smith dalam buku “Wealth of Nations” tentang perjuangan ekonomi Liberal dan mengecam campur tangan pemerintah dalam masalah ekonomi. Juga mempengaruhi bidang politik dan agama. Dengan adanya paham Liberalisme memunculkan keinginan menentukan nasib sendiri.

Sosialisme
Menekankan perhatian pada masyarakat secara keseluruhan. Sosialisasi muncul karena perkembangan industrialisasi sebagai dampak liberalisme yang melahirkan golongan kapitalis, Golongan kapitalis mengeksploitasi kaum proletar/kaum miskin (buruh). Kaum proletar bangkit menyuarakan agar segalanya menjadi milik bersama
Tokoh yang terlibat : Karl Marx dari Jerman

Pan-Islamisme
Paham ini adalah paham yang menginginkan / mencita-citakan manifestasi dari prinsip islam mengenai pentingnya persatuan dan kesatuan antar umat islam di seluruh dunia. Al-wahdah al-islamiyah / al-ittihad al-islamiyah : Umat islam merupakan satu kesatuan yang utuh dan universal di seluruh dunia tanpa kecuali.

Demokrasi
Paham demokrasi adalah paham yang mengacu pada suatu pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Pertama kali dilaksanakan di Yunani yaitu di Polis Athena berupa demokrasi langsung. Pengambilan keputusan seharusnya dilaksanakan seluruh rakyat. Dalam perkembangannya tidak mungkin mengikutsertakan seluruh rakyat, sehingga dengan sistem perwakilan. Sedangkan di Indonesia menganut demokrasi langsung dan tidak langsung.


TERBENTUKNYA KESADARAN NASIONAL


Hai kawan~ kita mau GANTI BAB. Lanjut ke bab yang membahas tentang TERBENTUKNYA KESADARAN NASIONAL . nanti kalo bahas perang terus malah pusing hehe.. Let’s talk about it!!
Latar Belakang Munculnya Pergerakan Nasional. Untuk latar belakangnya dibedakan menjadi dua yaitu:
  • Faktor Intern
  • Faktor Ekstern


Kita mulai bahas dari yang Intern dulu ya..
Faktor Intern :
  • Adanya kaum cendekiawan
  • Penderitaan, penindasan, dan perlakuan diskriminatif
  • Pengaruh politik balas budi/Politik etis
  • Kenangan kejayaan di masa lampau


Ok! Sekarang lanjut ke Eksternnya.
Faktor ekstern:
  • Kemenangan Jepang melawan Rusia tahun 1905
  • Masuknya paham-paham baru ke Indonesia
  • Perkembangan Nasionalisme di kawasan Asia Afrika khususnya di Asia Tenggara pada paruh pertama abad ke-20
Berikut beberapa paham yang dimaksud :
  • Nasionalisme
  • Liberalisme
  • Sosialisme
  • Pan-Islamisme
  • Demokrasi



tentang penjelasan paham-pahamnya akan dibasan di postingan berikutnya :D

Minggu, 31 Maret 2013

Perlawanan Sisingamangaraja XII


Perlawanan Sisingamangaraja XII
Sisingamangaraja XII merupakan raja yang ke-12 dan menimbulkan pengaruh yang sangat luas di daerah tapanuli dan sekitarnya.
Sisingamangaraja ke-12 mengadakan perlawanan terhadap Belanda. Berikut beberapa alasannya :
  • Pengaruh Sisingamangaraja semakin kecil
  • Adanya Zending atau misi penyebaran agama kristen di Tapanuli dan sekitarnya
  • Belanda memperluas kekuasaannya dalam rangka Pax Netherlandies.

Sedangkan penyebab khusus perlawanan adalah kemarahan sisingamangaraja atas penempatan pasukan Belanda di Tarutung dengan gugurnya sisingamangaraja XII tahun 1907. Setelah sisingamangaraja gugur, Tapanuli jatuh ke tangan Belanda.

PERANG BANJAR


Yuhu.. kerena kebuuhan akan informasi sangat mendesak aku memutuskan untuk membagi ini.. nggak juga sihh.. karena tugas juga kekeke


Yaudah baca aja deh nih 

PERANG BANJAR

Perang Banjar pecah karena adanya campur tangan pemerintah Belanda dalam urusan kerajaan. Pangeran Amir yang seharusnya menjadi raja dihalangi Belanda dan malah menempatkan Pangeran Nala menjadi raja. Karena merasa berhutang budi terhadap Belanda, Pangeran Nala pun menyerahkan wilayah kerajaan banjar kepada belanda.
Rakyat Banjar mengadakan perlawanan terhadap Belanda di bawah pimpinan Pangeran Antasari. Perlawanan tersebut berlangsung terus-menerus sampai akhir hayat pangeran Antasari yaitu pada tahun 1862. Perlawanan dilanjutkan lagi oleh anak-anaknya untuk membebaskan Kerajaan Banjar dari pengaruh belanda.

Bagaimana? maaf yak cuman dikit.. kan ringkasan .. biar enak belajarnya.. iya kan?? Sipp dahh semoga tambah pinter ya :D

Perlawanan Patih Jelantik


Hai teman. .. apa kabar? ngomong soal perang kayaknya udah sangat nggak zaman. tapi pada tau gak kalau dunia mulai gempar dengan pernyataan "keadaan perang" oleh negara korea utara terhadap korea selatan? Hm~ kita doakan aja yah semoga gak sampe jadi perang dunia.. keke.. Haduhh.. bahas beginian bikin males.. ada-ada aja sih.. pake perang segala.. Okelah kita Go To pembahasan yang sebenarnya yaitu PERANG PATIH JELANTIK



enjoy ~~


Perlawanan Patih Jelantik
Pulau Dewata atau Pulau Bali sampai pada abad 19 merupakan sebuah kerajaan merdeka yang bebas dari pengaruh bangsa asing. Belanda yang ingin menguasai seluruh nusantara tidak senang dengan kejayaan Bali. Yang menjadi sasaran utama Belanda adalah Kerajaan Buleleng di bawah pimpinan I Gusti Ketut Jelantik. Kerajaan Buleleng mengadakan perlawanan terhadap Belanda tahun 1846. Penyebabnya adalah :
  • Hukum Tawan Karang tidak diakui oleh belanda
  • Belanda memaksa raja-raja Bali untuk mengakui kedaulatannya.
  • Belanda ingin memonopoli perdagangan

Pertempuran tersebut berlangsung dari tahun 1846-1849 dengan kekalahan di pihak Kerajaan Buleleng. Akibatnya, hukum Tawan Karang yang selama ini dijalankan kerajaan Buleleng pun dihapuskan. Selain itu, Belanda juga berhasil menguasai perdagangan di Bali.

Perang Diponegoro (1825 - 1830)


Hai friends, apa kabar nih? Semoga semuanya dalam keadaan baik seperti saya. Kali ini saya akan bahas tenang Perang Diponegoro. Sambil menyelam minum air, daripada di bus hanya ngobrol lebih baik mengerjakan tugas. Kali ini saya menulis ini di perjalanan menuju bumi perkemahan dodik latpur ringdam IV DIPONEGORO. Pas banget sama apa yang akan kita bahas. .enjoy reading!!

Perang Diponegoro (1825 - 1830)
perang Diponegoro dipimpin oleh pangeran diponegoro dan dibantu oleh Sentot Ali Basyah, pangeran mangkubumi, dan Kyai Majo. Secara umum, penyebab Perang Diponegoro adalah sebagai berikut :
  • Campur tangan Belanda dalam urusan pemerintahan Kerajaan Mataram
  • Penciutan wilayah Kerajaan Mataram karena diberikan pada Belanda sebagai imbalan bantuan yang diberikan
  • Pemungutan pajak yang dilakukan Belanda semakin memberatkan
  • Ketidakpuasan para bangsawan karena banyak berkurangnya hak mereka.
  • Kekuasaan Raja Mataram semakin berkurang dan pendapatan kerajaan makin menurun
  • Kegiatan perdagangan Mataram merosot karena pelabuhan- pelabuhan di bagian utara Jawa telah dikuasai oleh Belanda

penyebab perang secara khusus adalah rencana pembuatan jalan yang melewati makam leluhur Pangeran Diponegoro.

Untuk menangkal perang diponegoro. .belanda melakukan beberapa usaha sebagai berikut ;
  • membentuk pasukan kontra gerilya
  • memecah belah dan menghasut para pengikut pangeran Diponegoro.
  • Membangun benteng-benteng yang semakin mempersempit pergerakan pasukan Pangeran Diponegoro.
  • mengangkat Sultan Sepuh sebagai Sultan Yogyakarta dengan tujuan memecah perlawanan rakyat
  • penggunaan siasat Benteng Stelsel semakin mempersempit ruang gerak pengikut pangeran diponegoro. 
Karena pangeran diponegoro mengalami desakan ia mau menerima tawaran untuk berunding pada tanggal 28 Maret 1830 di rumah Residen Kedu di Magelang. Namun bukannya berunding, Pangeran diponegoro justru ditangkap dan dibuang ke Semarang, Batavia, Manado, dan Makasar hingga meninggal tanggal 8 Januari 1855.
Perang diponegoro membawa akibat yang luar biasa diantaranya :
  • banyak menghabisjan kas Belanda
  • Kekuatan para raja/bangsawan di Yogyakarta dan Surakarta semakin berkurang.

Belanda mendapatkan beberapa daerah di Yogyakarta dan Surakarta.

Selamat belajar dan semoga beruntung :D

Rabu, 20 Maret 2013

PERANG BONE



Perang lagi. Lagi-lagi bahas perang. Hm~ jangan bosen ya friends~ kali ini kita akan terbang ke Sulawesi Selatan. Tempat kejadian Perang Bone~ Let's Go!!

Perang bone 1824-1825

Perang Bone pecah tahun 1824-1825. Rakyat Bone berada di bawah pimpinan Sultan Bone. Sebab terjadinya peperangan :

  • Belanda berkeinginan untuk menguasai Sulawesi Selatan.
Bone dapat dikuasai oleh pihak belanda setelah Sultan Bone mau mengakui kekalahannya pada perang tersebut.


Gimana? Pasti mudah dong menghafalnya? Kan cuman dikit:)
tapi jangan cuman ngapalin itu ajah ya friends, masih banyak tuh perang-perangnya :D

TAHAP PERANG PADERI


Belum selesai lhoh, friends perang paderinya. Tahu kan? Perang paderi dibagi menjadi tiga tahap? Oioioi! Ini dia thahap-tahapnya. . .

TAHAP PERANG PADERI

A. Periode 1821 - 1825

pada periode ini belanda berada di bawah pimpinan Letkol Raaf. Ia mengerahkan pasukannya untuk membantu kaum adat. Pasukan Belanda berhasil menguasai Tanah Datar dan mendirikan benteng Fort Van Der Capellen. Untuk menghindari kerugian yang semakin besar, pada tahun 1824 Belanda dan kaum Paderi mengadakan perjanjian Padang. Akan tetapi perjanjian Padang tidak dapat menghentikan peperangan secara total. Untuk itu, dilakukanlah penyempurnaan perjanjian. Penyempurnaan perjanjian dilakukan oleh Kolonel Stuers tahun 1825. Isi kesepakatannya antara lain :

  • dilakukannya gencatan senjata
  • Tuanku Imam Bonjol diakui kekuasaannya
  • Urusan agama di Sumatera Barat tidak lagi dicampuri Belanda

B. PERIODE 1826-1830

Pada periode ini, konsentrasi Belanda terpecah karena di pulau Jawa juga terjadi perang yaitu Perang Diponegoro. Untuk memperkuat pertahanannya, Belanda mendirikan benteng Fort de Kock di Bukit Tinggi, Sumatera Barat.

C.PERIODE 1831-1836

Pada periode ini, Belanda mengirim prajurit-prajurit dari Pulau Jawa yang berhasil ditangkap pada Perang Diponegoro untuk membantu Belanda di Sumatera Barat. Pasukan tersebut berada di bawah pimpinan Sentot Ali Basyah. Namun, Sentot Ali Basyah menjadi pengkhianat Belanda sehingga ia ditarik lagi ke Batavia. Tahun 1834 pasukan Belanda di bawah pimpinan Cochins dan Michaels berhasil menguasai Bonjol. Setelah bertahan lama, pada akhirnya pimpinan Paderi yaitu Tuanku Imam Bonjol ditangkap tahun 1837. Kemudian, ia diasingkan ke Batavia, Cianjur, Ambon, dan Manado dan ia Wafat tahun 1864. Setelah Perang Paderi berakhir, wilayah Sumatera Barat jatuh ke tangan Belanda.

  Benteng Fort de Kock
Sentot Ali Basyah
Benteng Fort Van Der Capellen
Tuanku Imam Bonjol

Panjang yah friends. .but don't give up! Terus belajar dan hafalkan :D
sekian dulu~ bye :)

PERANG PADERI



Lagi-lagi gue dateng membawa sedikit coretan tangan. Eh maksunya ketikan tangan yang berisikan tentang perang-perang yang tak kunjung padam.. Hehe. .daripada gue ngomong mulu. .cuss kita belajar yuukk. . Happy Reading. .

PERANG PADERI (1821-1837)
ada dua golongan yang berpengaruh kuat pada kehidupan masyarakat Sumatra Barat. Golongan pertama adalah Golongan Adat yang banyak berperan sebelum agama islam berkembang di Sumatra Barat. Golongan yang kedua adalah golongan agamais atau ulama yang terkenal dengan sebutan paderi. Golongan agamais menjadi dominan setelah islam berkembang di bumi Minangkabau.
Sebab terjadinya perang paderi antara lain :
  • makin kuatnya perebutan penganut antara kaum adat dan kaum agamais
  • hukum adat yang menekankan asas marilineal atau garis ibu tidak sesuai dengan hukum agama yang lebih menekankan peranan patrilineal atau garis bapak.
  • Berkembangnya ajaran agama yang semakin mengakar pada kehidupan masyarakat
  • Adanya kebiasaan golongan adat yang bersebrangan atau bertentangan dengan kaum agamais seperti minum minuman keras, kebiasaan menyabung ayam dan berjudi
  • Campur tangan Belanda dalam perebutan pengaruh di Masyarakat Sumatera Barat.


Gimana? Puaskah? Atau masih kurang?inya ya.. Pastinya lahhh.. kan perang paderi masih panjang dan bertahap-tahap.. Monggo baca-baca lagi. .

KELOMPOK SOSIAL

Hello helo, kita masuk ke materi kelas XII ya, curhat nih besok remed :') efek gak belajar, kalian jangan ga belajar ya ntar nyesel. Tap...